SKRIPSI HUKUM, 2011

Font Size:  Small  Medium  Large

Pengunduran Diri Tenaga Kerja Melalui Surat Elektronik Menurut Peraturan Perundang-Undangan (Contoh Kasus Hendry Abazir melawan PT Adira Dinamika Multi Finance)

David Intan

Abstract


Manusia adalah makhluk sosial yang hidup berdampingan dengan orang lain. Pada dasarnya manusia selalu hidup berkaitan dengan peraturan-peraturan hukum yang mengatur supaya manusia tidak semena-mena terhadap manusia yang lain. Salah satu hal yang membuat manusia saling berinteraksi  adalah hubungan kerja, hubungan kerja ini biasa terjadi antara atasan dengan bawahan, maupun antara relasi sesama pekerja. Namun dalam hubungan kerja juga terjadi perbuatan hukum dimana adanya pemutusan hubungan kerja, pemutusan hubungan kerja terjadi karena adanya pengunduran diri dari karyawan / buruh, bisa juga karena dipecat oleh perusahaan. Contohnya kasus Hendry Abazir yang dipecat/ di lakukan pemutusan hubungan kerja oleh PT Adira Dinamika Multi Finance. Permasalahannya adalah apakah pengunduran diri melalui surat elektronik menurut peraturan perundang-undangan dianggap sah atu tidak?  Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Dimana hasil penelitian berdasarkan pada peraturan perundang-undangan, buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan, literature-literature maupun wawancara. Sengketa terjadi karena adanya pemutusan hubungan kerja sepihak yang menyatakan bahwa Hendry Abazir mengundurkan diri dari perusahaan melalui surat elektronik dan disetujui oleh perusahaan mengenai pengunduran diri tersebut, sedangkan Hendry Abazir tidak mengajukan surat pengunduran diri secara resmi, melainkan wacana saja yang melalui email. Data penelitian memperlihatkan adanya sengketa yang timbul karena perbedaan pendapat antara Hendry Abazir dengan PT Adira Dinamika Multi Finance. Kesimpulan dalam kasus antara Hendry Abazir dengan PT Adira Dinamika Multi Finance yang telah diputus oleh PHI yang menyatakan bahwa Hendry Abazir telah mengundurkan diri sejak tanggal 19 Maret 2009 merupakan kesalahan dari pihak PT Adira Dinamika Multi Finance. Adapun saran dari penulis adalah seharusnya pihak perusahaan menyelesaikan permasalahan melalui mediasi dan seharusnya hakim sebelum memutuskan perkara seyoganya memperhatikan aturan-aturan sebelumnya.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.